SudutUpdate- Persepakbolaan Indonesia saat ini dinilai sudah semakin bergairah. Salah satu yang menjadi tolok ukurnya yakni makin banyaknya klub membangun stadion megah.
Pembangunan stadion memang menjadi sesuatu yang penting bagi sebuah klub. Sebab pemilikan stadion akan menjadi jaminan hidupnya klub, bisa menjadi markas bagi fans menyaksikan tim kesayangan dan sebagai sumber pemasukan klub.
Seperti dikutip dari kumparan.com (20/2/18), saat ini di Indonesia, stadion-stadion megah tidak hanya ada di Pulau Jawa saja, tetapi juga sudah banyak di luar Pulau Jawa.
Stadion megah di Indonesia kemungkinan besar akan kembali bertambah seiring dengan munculnya niat ustaz Yusuf Mansur membangun stadion khusus untuk Persikota.
Yusuf Mansur sendiri kini telah resmi mengambil alih kepemilikan penuh dan melakukan launching tim Persikota bersama eks Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri.
Persikota sendiri sebenarnya telah memiliki Stadion Benteng Tangerang sebagai markas. Hanya saja, stadion itu termasuk jauh dari kata standar. Karena itu, Yusuf Mansur kemudian mantap ingin membangkitkan sepakbola Persikota, yang juga tanah kelahirannya.
"Saya senang sudah mulai di Indonesia stadion bagus-bagus, kita lihat stadion Persikabo bagus dan dipakai buat Timnas, belum lagi stadion di luar Jawa kayak di Kalimantan segala macam, terus terakhir terima gambar dari Stadion Papua itu bagus juga. Kalau (stadion Persikota) jadi, top banget," kata Yusuf Mansur.
Menurut Yusuf Mansur, saat ini yang ada dalam pikirannya adalah membangun stadion berstandar untuk Persikota. Tak tanggung-tanggung, stadion yang akan dibangun yakni sekelas stadion milik Real Madrid Santiago Bernabeu atau Old Trafford milik Manchester United.
"Saya punya mimpi untuk memiliki dan memimpin masyarakat Kota Tangerang untuk memiliki stadion sekelas Real madrid, Manchester United," ungkap Yusuf Mansur.
Bentuk keseriusannya, saat ini untuk pembangunan stadion itu lahannya sudah disiapkan seluas 10 hektare. Dan nantinya, yang menjadi owner adalah masyarakat Persikota.
"Lahannya sudah mencukupi 10 hektare di Alam Sutera, yang unik 'kan yang bangun masyarakat sekitar jadi owner-nya masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya," lanjutnya.
Yusuf Mansur, merasa sangat yakin bahwa antusiasme masyarakat Kota Tangerang akan membantu lahirnya kembali Persikota Tangerang. Ia bahkan tidak khawatir dengan catatan negatif dari suporter di Tangerang.
"Ini mudah-mudahan disambut dengan positif dan sama-sama saling menjaga, pendukung tentunya engga mau dong Persikota tutup lagi. Saya yakin pelajaran berharga sangat berharga untuk fans Persikota dan saya yakin semua sudah berubah," kata Yusuf.
Sekadar diketahui, awal Februari 2018 lalu, Yusuf Mansur bersama Indra Sjafri telah mengakuisisi Persikota Tangerang. Akuisisi ini bentuk dari program holding company yang didirikan Yusuf bersama Indra. Tujuan holding company itu, salah satunya membantu klub-klub yang memiliki sejarah di dunia sepak bola agar terlahir kembali. (*)
sumber : ucnews.com
Pembangunan stadion memang menjadi sesuatu yang penting bagi sebuah klub. Sebab pemilikan stadion akan menjadi jaminan hidupnya klub, bisa menjadi markas bagi fans menyaksikan tim kesayangan dan sebagai sumber pemasukan klub.
Seperti dikutip dari kumparan.com (20/2/18), saat ini di Indonesia, stadion-stadion megah tidak hanya ada di Pulau Jawa saja, tetapi juga sudah banyak di luar Pulau Jawa.
Stadion megah di Indonesia kemungkinan besar akan kembali bertambah seiring dengan munculnya niat ustaz Yusuf Mansur membangun stadion khusus untuk Persikota.
Yusuf Mansur sendiri kini telah resmi mengambil alih kepemilikan penuh dan melakukan launching tim Persikota bersama eks Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri.
Persikota sendiri sebenarnya telah memiliki Stadion Benteng Tangerang sebagai markas. Hanya saja, stadion itu termasuk jauh dari kata standar. Karena itu, Yusuf Mansur kemudian mantap ingin membangkitkan sepakbola Persikota, yang juga tanah kelahirannya.
"Saya senang sudah mulai di Indonesia stadion bagus-bagus, kita lihat stadion Persikabo bagus dan dipakai buat Timnas, belum lagi stadion di luar Jawa kayak di Kalimantan segala macam, terus terakhir terima gambar dari Stadion Papua itu bagus juga. Kalau (stadion Persikota) jadi, top banget," kata Yusuf Mansur.
Menurut Yusuf Mansur, saat ini yang ada dalam pikirannya adalah membangun stadion berstandar untuk Persikota. Tak tanggung-tanggung, stadion yang akan dibangun yakni sekelas stadion milik Real Madrid Santiago Bernabeu atau Old Trafford milik Manchester United.
"Saya punya mimpi untuk memiliki dan memimpin masyarakat Kota Tangerang untuk memiliki stadion sekelas Real madrid, Manchester United," ungkap Yusuf Mansur.
Bentuk keseriusannya, saat ini untuk pembangunan stadion itu lahannya sudah disiapkan seluas 10 hektare. Dan nantinya, yang menjadi owner adalah masyarakat Persikota.
"Lahannya sudah mencukupi 10 hektare di Alam Sutera, yang unik 'kan yang bangun masyarakat sekitar jadi owner-nya masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya," lanjutnya.
Yusuf Mansur, merasa sangat yakin bahwa antusiasme masyarakat Kota Tangerang akan membantu lahirnya kembali Persikota Tangerang. Ia bahkan tidak khawatir dengan catatan negatif dari suporter di Tangerang.
"Ini mudah-mudahan disambut dengan positif dan sama-sama saling menjaga, pendukung tentunya engga mau dong Persikota tutup lagi. Saya yakin pelajaran berharga sangat berharga untuk fans Persikota dan saya yakin semua sudah berubah," kata Yusuf.
Sekadar diketahui, awal Februari 2018 lalu, Yusuf Mansur bersama Indra Sjafri telah mengakuisisi Persikota Tangerang. Akuisisi ini bentuk dari program holding company yang didirikan Yusuf bersama Indra. Tujuan holding company itu, salah satunya membantu klub-klub yang memiliki sejarah di dunia sepak bola agar terlahir kembali. (*)
sumber : ucnews.com


